Kesalahan planning dapat menyebabkan material shortage atau excess stock. MRP Software Indonesia membantu menghitung kebutuhan menggunakan data produksi dan persediaan.

Jumlah komponen dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan produk yang akan dibuat. Perhitungan menjadi lebih konsisten dibandingkan menggunakan spreadsheet manual.

Available inventory juga diperhitungkan sehingga shortage mencerminkan kondisi yang lebih relevan.

Tim dapat meninjau perubahan requirement ketika production plan diperbarui. Informasi planning menjadi lebih mudah dipahami.

Bagi manufaktur yang membutuhkan material accuracy, MRP membantu mengurangi risiko kesalahan yang berasal dari perhitungan manual.

MRP Software Indonesia